Jombang “Siaga Satu” Harmoni: Idul Fitri dan Nyepi 2026 Beriringan, Pemkab Pastikan Aman dan Toleran

Jombangterkini.com Jombang – Menjelang momentum langka di mana perayaan Idul Fitri 1447 H berdekatan dengan Hari Raya Nyepi 2026, Pemerintah Kabupaten Jombang bergerak cepat. Melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Pemkab menggelar Rakor Forkopimda di Ruang Bung Tomo, Kamis (12/3) pagi, untuk mematangkan strategi “Cipta Kondisi”.

​Mewakili Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., Wakil Bupati Salmanudin S.Ag., M.Pd (Gus Salman) menegaskan bahwa fokus utama tahun ini adalah penguatan toleransi multisektoral.

​1. Toleransi Beragama & Aturan Malam Takbiran

​Mengingat adanya irisan waktu antara dua hari besar keagamaan, Gus Salman menginstruksikan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kekhusyukan ibadah masing-masing.

​Takbiran Khidmat: Masyarakat diimbau memusatkan takbiran di masjid atau musholla.

​Larangan Sound Horeg: Pemkab melarang keras penggunaan pengeras suara berlebihan (sound horeg) di kendaraan serta konvoi motor di jalur protokol demi menjaga ketertiban umum.

​2. Satgas Pangan: Stok Aman, Jangan Panic Buying!

​Masyarakat diminta tetap tenang menghadapi lonjakan kebutuhan pokok. Satgas Pangan dan TPID telah melakukan pemantauan intensif di Pasar Pon, Citra Niaga, hingga gudang BULOG.

​Komoditas: Beras SPHP, Minyakita, dan gula dipastikan tersedia sesuai HET.

​Pesan Wabup: “Stok pangan dan BBM aman hingga pasca-Lebaran. Tolong jangan borong berlebihan agar harga tetap stabil,” tegas Gus Salman.

​3. Mudik Nyaman: Layanan Bengkel Gratis & Kesehatan 24 Jam

​Menghadapi arus mudik nasional yang diprediksi mencapai 143 juta orang, Operasi Ketupat Semeru 2026 akan disiagakan mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

​Titik Fokus: Mojoagung, Bandarkedungmulyo, dan simpang Mengkreng.

​Fasilitas Posyan: Tidak hanya mengatur lalin, Pos Pelayanan juga menyediakan layanan kesehatan gratis, bengkel darurat, dan informasi jalur alternatif.

​Medis: RSUD Jombang, RSUD Ploso, dan seluruh Puskesmas siaga 24 jam. Tenaga medis juga ditempatkan di setiap Exit Tol.

​4. Hak Pekerja: THR Wajib Cair H-7

​Pemkab Jombang memberikan peringatan tegas kepada perusahaan terkait Tunjangan Hari Raya (THR).

​”Sesuai SE Menaker 2026, THR wajib dibayar penuh paling lambat H-7. Kami sudah menyiagakan Posko Satgas Ketenagakerjaan untuk aduan pekerja,” tambah Gus Salman.

​5. Keamanan Lingkungan: Layanan Titip Kendaraan & Patroli Rumah Kosong

​Wakapolres Jombang, Kompol Syarlis, S.I.K., M.I.K., membawa kabar baik bagi pemudik. Kepolisian menyediakan layanan penitipan kendaraan di Polsek-Polsek setempat.

​Quick Response: Melalui Call Center gratis 110, petugas berkomitmen sampai di lokasi maksimal 15 menit.

​Deteksi Dini: Dandim 0814 Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo menekankan prinsip “temu cepat lapor cepat” untuk mencegah gangguan keamanan sekecil apa pun.

​Penutup yang Humanis

Kepala Bakesbangpol Jombang, Budi Winarno, S.T., M.Si., menutup dengan optimisme bahwa Jombang akan menjadi contoh kerukunan. “Semangat kita adalah menjadikan Jombang rumah yang aman bagi semua. Idul Fitri dan Nyepi tahun ini adalah simbol kuatnya persaudaraan kita,” pungkasnya.

(Red)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *