Dewan Pendidikan Jombang Rangkul Stakeholder, Perkuat Kemitraan Strategis Sektor Pendidikan

Jombangterkini.com. Jombang. – Sinergi antara Dewan Pendidikan dan Pemerintah Kabupaten Jombang kian solid dalam upaya mewujudkan pendidikan yang bermutu serta berkarakter sesuai target Sustainable Development Goals (SDG) 4. Komitmen tersebut mengemuka dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan bersama para stakeholder pendidikan, Kamis (13/8).

​Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Jombang, Cholil Hasyim, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kemitraan erat dan dukungan penuh Pemkab Jombang terhadap kerja-kerja Dewan Pendidikan periode ini.

​”Alhamdulillah, sampai sekarang pendidikan di Jombang betul-betul bisa menjadi mitra pemerintah. Ini harapan satu-satunya kita. Dewan Pendidikan periode ini sangat didukung penuh, termasuk terselenggaranya kegiatan hari ini,” ungkap pria yang akrab disapa Abah Cholil tersebut.

​Sinergi kuat ini turut diamini oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Jombang, Wor Windari. Ia mengapresiasi keaktifan Dewan Pendidikan yang baru saja sukses menggelar sosialisasi berskala besar dengan melibatkan hampir 2.000 komite sekolah.

​Menurut Wor Windari, peranan komite sekolah sangat krusial sebagai mitra satuan pendidikan, terutama dalam menjaga komunikasi terkait isu-isu sensitif seperti sumbangan dan iuran di sekolah negeri.

​”Satu orang saja tidak sepakat bisa mencuat dan jadi masalah. Karena itu, komunikasi dengan komite harus terus dikuatkan,” tegasnya.

​Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi antara Dewan Pendidikan, Disdikbud, dan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur agar seluruh program tetap selaras serta masalah yang timbul di lapangan dapat dicarikan solusi bersama.

​Kabar Baik Beasiswa Kuliah dan Kualifikasi Guru

​Di luar penguatan sinergi lembaga, FGD kali ini juga membawa angin segar bagi dunia pendidikan Jombang. Pemkab Jombang kembali menjalin kerja sama dengan Universitas Darul ‘Ulum (Undar) untuk menyalurkan beasiswa perguruan tinggi bagi 30 putra-putri daerah berprestasi dari keluarga kurang mampu.

​”Ini merupakan tahun kedua program berjalan. Luar biasanya, tahun lalu peminatnya melebihi kuota 30 orang, dan peserta yang tidak lolos seleksi utama tetap diberi kesempatan berkuliah oleh universitas mitra. Ini bentuk kepedulian nyata,” terang Wor Windari.

​Tak hanya bagi siswa, peluang peningkatan kualitas juga terbuka bagi para pendidik. Disdikbud Jombang mengumumkan ketersediaan beasiswa dari kementerian bagi guru yang kualifikasi pendidikannya belum linier.

Pihak dinas akan segera mengomunikasikan syarat dan mekanisme pendaftarannya agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para guru di Jombang.

​FGD diakhiri dengan penegasan komitmen bersama seluruh pihak untuk terus berkolaborasi demi menghadirkan masa depan pendidikan Kabupaten Jombang yang lebih inklusif, berkualitas, dan berdaya saing.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *