Dimulai Pukul 05.30, Tim Medis RSUD Jombang Sukses Rampungkan Khitanan Massal Tanpa Kendala

​Jombangterkini com. Jombang — Suasana Pendopo Kabupaten Jombang tampak berbeda dari biasanya, Kamis (22/10). Sejak fajar menyingsing, puluhan anak bersama orang tua mereka sudah memadati area pendopo demi mengikuti khitanan massal gratis yang digelar oleh RSUD Jombang.

​Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi ke-116 Pemerintah Kabupaten Jombang sekaligus memeriahkan gelaran Jombang Fest 2026. Acara ini lahir berkat kolaborasi apik antara Pemkab Jombang, RSUD Jombang, dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang.

​Sigap Sejak Pukul 05.30 Pagi

​Demi memastikan seluruh rangkaian berjalan aman dan lancar, Direktur RSUD Jombang, dr. Pudji Umbaran, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan matang jauh-jauh hari, termasuk memberikan pengarahan intensif kepada tim medis.

​”Teman-teman kemarin sudah kami briefing untuk menyeragamkan prosedur dalam khitanan massal ini agar aman semuanya,” ujar dr. Pudji.

​Berkat koordinasi yang solid, pelayanan medis sudah mulai mengalir sejak pukul 05.30 WIB. Dengan ketelatenan dan profesionalisme tenaga kesehatan, seluruh peserta berhasil ditangani dengan baik dan tuntas tepat pada pukul 11.30 WIB, jauh sebelum waktu zuhur tiba.

​Nyaman, Aman, dan Penuh Harapan

​Meski melibatkan banyak peserta anak-anak, dr. Pudji bersyukur tidak ada kendala berarti yang ditemui di lapangan. Suasana dibuat senyaman mungkin sehingga anak-anak dapat menjalani proses khitan tanpa rasa takut berlebih.

​”Alhamdulillah, hari ini berjalan dengan lancar sesuai prediksi kita. Semua bisa kita tangani dengan baik, dan anak-anak juga bisa menikmati proses khitan dengan nyaman,” ungkapnya penuh syukur.

​Sebagai fasilitas kesehatan milik daerah, dr. Pudji menegaskan bahwa kegiatan sosial ini sejalan dengan komitmen utama RSUD Jombang dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya melalui tindakan operatif seperti khitan.

​Mencetak Generasi Sehat dan Saleh

​Lebih dari sekadar tindakan medis, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kesehatan anak-anak sekaligus mendukung proses tumbuh kembang mereka menuju usia akil balig.

​Di akhir kegiatan, dr. Pudji memanjatkan doa dan harapan besar bagi masa depan para peserta khitan:

​”Kami berharap anak-anak yang dikhitan tumbuh menjadi anak-anak yang saleh, berbakti kepada kedua orang tua, dan kelak menjadi generasi penerus yang membangun Jombang menuju daerah yang makmur, bahagia, dan sejahtera untuk semuanya,” pungkasnya.

(Red)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *