Jombangterkini.com. Jombang. – Rezeki sering kali mengetuk pintu mereka yang paling ikhlas. Filosofi hidup inilah yang baru saja dialami oleh Sulasih, seorang perempuan tangguh asal Jombang yang sehari-harinya menyambung hidup dari aroma manis tape ketan hitam dan aneka camilan tradisional Jawa.
Siapa sangka, lembar demi lembar rupiah yang ia sisihkan dari lapak pasar tradisional membawanya pada kejutan terbesar dalam hidupnya: Satu unit mobil Honda Brio gres dari PT BPR Bank Jombang (Perseroda).
Sulasih resmi dinobatkan sebagai pemenang hadiah utama program Simarmas Hoki Batch I Periode ke-18. Proses pengundiannya sendiri telah sukses digelar di Bank Jombang Tower pada 30 Juni 2026, disusul dengan penyerahan kunci mobil secara resmi pada Selasa, 14 Juli 2026.

Doa di Tanah Suci dan Keikhlasan yang Berbuah Manis
Bagi Sulasih, hadiah ini terasa seperti berkah berlipat ganda yang dikirim langsung dari langit. Momen bahagia ini menghampirinya tidak lama setelah ia menginjakkan kaki kembali di tanah air usai menunaikan ibadah umrah.
Menariknya, sejak awal membuka rekening, Sulasih tidak pernah sekalipun memburu hadiah. Bahkan saat pengundian mendekat, ekspektasinya terbilang sangat membumi.
”Saya sudah pasrah. Waktu itu saya berpikir kalau memang belum rezeki, tidak mendapatkan sepeda listrik pun tidak apa-apa. Setelah pulang umrah, saya hanya berdoa semoga Allah memberikan yang terbaik,” kenang Sulasih dengan mata berkaca-kaca.
Tuhan ternyata punya rencana yang lebih indah. Alih-alih membawa pulang sepeda listrik yang menjadi angan-angan kecilnya, nama Sulasih justru keluar sebagai pemenang hadiah utama mobil berplat nomor L 1232 CXB.
Mandiri di Masa Tua: Dari Lapak Pasar hingga Sekolahkan Anak
Di balik senyum sumringahnya saat memegang kunci replika berukuran besar, Sulasih adalah potret nyata dari pejuang ekonomi akar rumput. Di lingkungan tempatnya berjualan, ia dikenal sebagai sosok ibu yang tak kenal lelah.
Dari hasil keringatnya memproduksi dan menjual jajanan pasar, ia berhasil membesarkan dan menyekolahkan anak-anaknya hingga mandiri dan tumbuh dewasa.
Meski kini usia tak lagi muda dan anak-anaknya sudah mapan, Sulasih menolak untuk berpangku tangan. Hingga hari ini, ia tetap setia menggelar lapak camilannya. Baginya, bekerja bukan lagi sekadar mencari sesuap nasi, melainkan cara merawat martabat dan kemandirian di masa tua.
Apresiasi Bank Jombang untuk Loyalitas Nasabah
Keberhasilan Sulasih meraih hadiah utama ini turut memicu kebahagiaan bagi manajemen PT BPR Bank Jombang (Perseroda). Pihak direksi menyampaikan bahwa program tahunan Simarmas Hoki ini memang dirancang khusus untuk mengapresiasi loyalitas nasabah seperti Sulasih.
Direksi Bank Jombang berharap kisah Sulasih bisa menjadi pemantik semangat bagi masyarakat luas. Kisah ini menjadi bukti nyata (autentik) bahwa:
Konsistensi menabung adalah investasi masa depan yang aman.
Kerja keras dan ketulusan doa pada akhirnya akan selalu menemukan jalannya sendiri menuju keberkahan yang tak terduga.
Bagi warga Jombang, Sulasih kini bukan sekadar penjual tape ketan biasa, melainkan simbol bahwa keberuntungan dan berkah selalu berpihak pada hati yang ikhlas. Selamat, Bu Sulasih!
(Red)






