Gebyarrr! Sedekah Dusun Kedung Desa Kedungrejo Megaluh Meriah: Padukan Tarian Tradisional dan 14 Sound Horeg yang Lagi Viral

Megaluh, Jombangterkini.com.  – Kemeriahan dan semangat gotong royong menyelimuti Dusun Kedung, Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang. Pada Minggu (19/7/2026) pagi, masyarakat setempat tumpah ruah ke jalan untuk mengikuti dan menyaksikan puncak acara bersih dusun berupa Pawai Budaya Sedekah Dusun Kedung.

​Rangkaian tradisi tahunan ini sebenarnya sudah dimulai sejak Senin, 13 Juli 2026 lalu dengan digelarnya doa bersama. Hari ini, suasana religius tersebut berganti menjadi pesta rakyat yang penuh warna dan energi positif.

Kepala desa Kedungrejo Megaluh beserta istri dan anak

Agenda Tahunan yang Satukan Warga: Hadirkan 14 Sound Horeg

​Kepala Dusun Kedung, Basuki Purna Sungkawa, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas antusiasme luar biasa dari warga. Acara ini diikuti secara kompak oleh perwakilan dari 11 Rukun Tetangga (RT) yang ada di Dusun Kedung.
​”Alhamdulillah, hari ini Dusun Kedung menggelar pawai budaya dalam rangka sedekah dusun. Ini merupakan agenda tahunan dusun kami yang diikuti oleh seluruh anggota masyarakat. Total ada 11 RT yang berpartisipasi dan dimeriahkan oleh 14 sound horeg,” ujar Basuki saat ditemui oleh media Jombangterkini.

​Basuki menambahkan bahwa masing-masing kelompok menampilkan kreativitas tanpa batas. “Mulai dari tarian Jawa tradisional, kesenian jaranan, pakaian adat, hingga kostum-kostum menarik lainnya. Semua diiringi oleh tata suara modern atau yang lebih kerennya sound horeg, serta dipadukan dengan berbagai tarian modern yang sedang viral saat ini,” kelakarnya ramah.

Kepala dusun Kedung Basuki Purna Sungkawa

Melalui momentum ini, Basuki juga menitipkan pesan mendalam bagi warganya.

​”Dengan adanya kegiatan sedekah dusun ini, mari bersama-sama memperbanyak sedekah, memohon perlindungan dari segala marabahaya, serta mempererat persaudaraan dalam semangat guyub rukun membangun Desa Kedungrejo yang aman, tentram, dan sejahtera,” pungkasnya.

Camat Megaluh Ummi Salamah

Apresiasi dari Forkopimcam Megaluh

​Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran Forkopimcam Megaluh, di antaranya Camat Megaluh, Kapolsek Megaluh, Danramil, perwakilan Puskesmas Megaluh, BPD, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Kedungrejo.

Sebelum bendera start dikibarkan, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti Apel Pembukaan.

​Kepala Desa Kedungrejo, M. Nurrudin, saat di temui media Jombangterkini menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat, khususnya jajaran Forkopimcam Megaluh yang berkenan hadir.

​”Saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat Kedung yang sudah bersama-sama bergotong royong demi terselenggaranya acara ini. Saya berharap dengan adanya sedekah dusun ini, kita semua selalu diberikan kesehatan, keberkahan, ditambahkan rezekinya, serta menambah rasa syukur kita kepada Allah SWT,” tutur M. Nurrudin.

​Senada dengan Kepala Desa, Camat Megaluh, Ummi Salamah, juga memberikan pujian hangat atas inisiatif dan kekompakan Pemerintah Desa Kedungrejo beserta warganya.

​”Kami sangat mengapresiasi pemerintah desa dan masyarakat yang telah mengadakan pawai budaya yang luar biasa ini. Kami berharap dari acara seperti ini, kita bisa mengambil hikmah dan menambah rasa syukur kepada Allah SWT, serta terus menjaga kerukunan dan gotong royong. Semoga acara hari ini berjalan lancar, aman, dan kondusif,” tutup Camat Megaluh.

​Pelepasan Pawai yang Meriah
​Tepat pukul 08:00 WIB, suasana semakin bergemuruh. Sebagai pembuka jalan dan pemecah keramaian, grup drumband dari SDN Kedungrejo diberangkatkan terlebih dahulu oleh Kepala Desa Kedungrejo.

​Setelah itu, Camat Megaluh secara resmi memberangkatkan barisan utama pawai. Barisan terdepan dipimpin langsung oleh jajaran Pemerintah Desa Kedungrejo yang tampil anggun dan berwibawa mengenakan pakaian adat. Mereka berjalan penuh semangat memimpin rombongan, menyusuri rute panjang yang telah ditentukan oleh panitia, disusul oleh riuhnya parade sound horeg dan pertunjukan seni dari warga 11 RT di belakangnya.

 

(Red/Dng)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *