Jombang Tetapkan Tonggak Sejarah: Posyandu Transformatif Resmi Dipimpin Ketua Tim Pembina Baru!

Jombangterkini.Com Jombang – Pemerintah Kabupaten Jombang menegaskan komitmennya untuk merevolusi pelayanan masyarakat melalui transformasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Langkah strategis ini ditandai dengan pelantikan resmi Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan dan Desa/Kelurahan Se-Kabupaten Jombang pada Rabu, 12 November 2025, di Pendopo Kabupaten Jombang.

​Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, ini disebut sebagai tonggak penting dalam mewujudkan layanan terpadu yang jauh lebih luas.

​🎯 Posyandu: Bukan Hanya Kesehatan, Kini Tangani 6 SPM!

​Dalam sambutannya, Yuliati Warsubi menekankan bahwa pelantikan ini adalah komitmen bersama untuk membina, memperkuat, dan memberdayakan Posyandu sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024.

​”Transformasi Posyandu ditandai dengan perubahan pemberian pelayanan kepada masyarakat, yang tidak hanya lagi pada bidang kesehatan saja,” tegas Yuliati Warsubi.

​Posyandu kini ditugaskan melayani 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), yang meliputi:

​Pendidikan

​Kesehatan

​Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat

​Ketenteraman & Ketertiban Umum

​Perlindungan Masyarakat

​Sosial

​Beliau mengajak seluruh pihak menyamakan persepsi dan mindset untuk menjalankan kewajiban ini demi Posyandu Jombang yang lebih baik.

​🌟 Apresiasi Provinsi: Jombang Masuk 8 Besar Terbaik!

​Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur, Ir. Budi Sarwoto, M.M., turut hadir dan menyampaikan apresiasi tinggi. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini menandai dimulainya tanggung jawab besar untuk memperluas fungsi Posyandu dari sekadar pelayanan ibu dan anak menjadi pusat pelayanan terpadu pembangunan manusia di tingkat komunitas.

​Budi Sarwoto juga memuji capaian Kabupaten Jombang:

​”Walaupun seumur jagung, Tim Pembina Posyandu di Kabupaten Jombang telah masuk 8 besar terbaik di tingkat Provinsi,” ungkapnya.

​Pesan utama dari Pemprov Jatim untuk tim yang baru dilantik adalah:

​Konsolidasi Kelembagaan hingga ke tingkat desa/kelurahan.

​Membangun Sistem Informasi Berbasis Data untuk pelayanan.

​Meningkatkan Kapasitas Kader dan memperkuat Jejaring Kemitraan.

​”Semoga Jombang menjadi role model transformasi posyandu, kehadirannya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” harap Budi Sarwoto.

​🤝 Pesan Bupati: Posyandu Ujung Tombak Kesejahteraan

​Bupati Jombang, Warsubi, yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Purwanto, M.KP., menyoroti peran strategis Posyandu sebagai ujung tombak pembangunan kesehatan dan kesejahteraan di tingkat paling dasar.

​Purwanto, saat membacakan sambutan Bupati, mengucapkan selamat dan mengingatkan bahwa jabatan ini adalah amanah mulia yang menuntut dedikasi dan kerja sama lintas sektor.

​Beberapa poin penekanan Bupati:

​Kader harus terus meningkatkan kapasitas dan kompetensinya sebagai agen perubahan sosial.

​Posyandu harus mampu menyerap aspirasi masyarakat.

​Pentingnya koordinasi lintas sektor yang lebih baik.

​”Melalui semangat gotong royong, Posyandu diharapkan dapat menjadi pusat pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, sehingga kesejahteraan keluarga pun dapat meningkat secara menyeluruh,” pungkasnya.(Red)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *