Jombangterkini.com. Jombang – Ada pemandangan tak biasa di jalanan Jombang hari ini. Puluhan kader PDI Perjuangan Kabupaten Jombang kompak mengenakan atribut serba merah dan mengendarai sepeda motor dalam satu barisan rapi. Bukan sekadar jalan-jalan, rombongan “Banteng Jombang” ini tengah melakukan konvoi panjang menuju Makam Bung Karno di Kota Blitar.
Aksi ziarah estafet ini digelar sebagai puncak dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno, sebuah momen sakral untuk mengenang warisan sang Proklamator.
Ogah Naik Bus Mewah Demi Rawat “Rasa Guyub”
Ada alasan unik mengapa para kader ini memilih kepanasan di atas roda dua ketimbang duduk manis di dalam bus ber-AC. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jombang, Donny Anggun, membeberkan bahwa keputusan ini merupakan hasil kesepakatan bersama seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) sejak beberapa minggu lalu.
”Kami sengaja memilih sepeda motor. Teman-teman menilai kalau naik bus atau kendaraan mewah lainnya, kita seperti berada di ‘zona nyaman’. Dengan bersepeda motor seperti ini, harapannya bisa lebih guyub, menyatu, dan mempererat rasa persaudaraan,” ungkap Donny di lokasi keberangkatan.
Bagi mereka, perjalanan sejauh puluhan kilometer ini adalah refleksi nyata untuk memupuk kepedulian dan kebersamaan di sepanjang jalan, meniru semangat perjuangan Bung Karno yang selalu dekat dengan rakyat kecil.

Siasat Konvoi: Pecah Rombongan Agar Tak Bikin Macet
Sadar konvoi motor sering dicap negatif karena memicu kemacetan, panitia DPC PDI Perjuangan Jombang sudah menyiapkan strategi matang. Dengan total sekitar 63 sepeda motor dari 21 PAC—belum ditambah rombongan pengurus DPC dan anggota fraksi—manajemen perjalanan dibuat sangat ketat.
Skema Kelompok Kecil: Rombongan besar dipecah menjadi 5 hingga 6 kelompok kecil.
Kapasitas Terbatas: Setiap kelompok hanya berisi maksimal 10 sepeda motor.
Jeda Keberangkatan: Pemberangkatan antar-kelompok diberi jeda waktu beberapa menit agar arus lalu lintas publik tetap mengalir lancar.
Pengawalan Ketat: Setiap kelompok dikawal langsung oleh dua personel Satgas partai.
Agenda Puncak: Konsolidasi Santai dan Doa Bersama
Perjalanan ini dipastikan tidak hanya sekadar ritual ziarah. Setibanya di Blitar, rombongan Jombang akan transit terlebih dahulu di kediaman Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar.
Momen ini dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi santai antar-kader se-Jawa Timur yang kebetulan hadir di Blitar. Setelah beristirahat, sore harinya seluruh rombongan akan bergerak bersama menuju Makam Bung Karno untuk melaksanakan doa bersama serta tabur bunga.
Sebagai informasi, Bulan Bung Karno sendiri diperingati setiap bulan Juni karena mencakup tiga momen historis penting:
1 Juni: Hari Lahir Pancasila
6 Juni: Hari Lahir Bung Karno
21 Juni: Hari Wafat Sang Proklamator
Melalui aksi konvoi roda dua ini, kader PDI Perjuangan Jombang ingin membuktikan bahwa merawat ingatan sejarah bisa dilakukan dengan cara yang solid, tertib, dan membumi.
(Red)






