Jombangterkini.com. Jombang. – Suasana kemeriahan dan kekhidmatan menyelimuti Desa Keras pada Sabtu (08/08/2026). Masyarakat setempat kembali menggelar tradisi tahunan Sedekah Desa Keras 2026.
Rangkaian acara diawali dengan prosesi arak-arakan tumpeng yang mengular gagah dari Balai Desa Keras menuju Punden Makam Mbah Sentono Agung yang berlokasi di Keras Tegalan.
Arak-arakan tumpeng tersebut berlangsung semarak dengan hadirnya grup drumband dari siswa-siswi SD dan MI se-Desa Keras yang berada di barisan terdepan untuk memimpin jalan. Kirab budaya ini menarik perhatian dan antusiasme warga yang memadati sepanjang rute perjalanan.

Sesampainya di kawasan Punden Mbah Sentono Agung, rombongan Kepala Desa Keras disambut dengan prosesi upacara adat yang penuh makna sakral sebelum akhirnya melangsungkan doa bersama di area punden.
Kepala Desa Keras, Sukardi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk rasa syukur dan penghormatan kepada para leluhur.
”Ini adalah agenda tahunan Sedekah Desa Keras. Dengan diadakannya sedekah ini, semoga kita semua, khususnya warga Keras, selalu mendapatkan keberkahan, keselamatan, serta rezeki yang barokah. Melalui sedekah desa ini, kita mengingat jasa-jasa para pahlawan dan juga jasa Mbah Sentono yang telah babat alas Desa Keras,” ujar Sukardi saat ditemui media Jombangterkini.com.

Sukardi menambahkan, fokus kegiatan tahun ini tidak hanya memanjatkan doa untuk para leluhur desa, tetapi juga ditujukan bagi para pahlawan bangsa. Ia berharap tradisi leluhur ini dapat terus dilestarikan secara berkelanjutan setiap tahunnya.
Camat diwek Agus Sholahuddin menyampaikan terima kasih kepada kepala desa keras yang sudah mengadakan sedekah desa keras, mudah mudahan sedekah ini.mendapat ridho Allah SWT serta di jauhkan dari balak dan marabaya.
Kegiatan bernuansa budaya dan spiritual ini turut dihadiri oleh Camat Diwek, jajaran Pemerintah Desa Keras beserta perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, para kepala sekolah di lingkungan Desa Keras, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Keras.
Di penghujung acara, suasana kekeluargaan semakin terasa saat masuk prosesi purakan atau rebutan tumpeng besar. Tumpeng raksasa yang dihiasi aneka hasil pertanian seperti sayur-mayur serta jajanan pasar tersebut menjadi sasaran warga yang bersukacita berebut berkah dari tradisi sedekah desa ini.
(Red)






