Napak Tilas Jejak Bung Karno: Cara Polres Jombang ‘Charge’ Jiwa Nasionalisme Pelajar

Jombangterkini.com Kediri – Ada pemandangan berbeda di Situs Ndalem Pojok, Kediri, Kamis (12/3). Bukan sekadar wisata biasa, sebanyak 100 pelajar terpilih dari SMA dan SMK se-Kabupaten Jombang tampak khidmat menyusuri jejak masa kecil sang Proklamator dalam kegiatan Pembinaan dan Pelatihan (Binlat) Jati Diri Bangsa.

​Dipimpin langsung oleh Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, rombongan ini sengaja “menjemput” inspirasi langsung dari lokasi bersejarah tempat Ir. Soekarno menghabiskan masa kecilnya.

​Menyentuh Sejarah, Membangun Karakter

​Tak hanya duduk mendengarkan materi, para siswa diajak berinteraksi langsung dengan sejarah melalui beberapa agenda:

​Diskusi Jati Diri: Sesi hangat mengenai cinta tanah air dan penguatan karakter.

​Eksplorasi Situs: Mengunjungi Situs Sasono Budoyo dan rumah masa kecil Bung Karno.

​Kunjungan Sosial: Menyambangi Balai Sehat Tentrem di kawasan Ndalem Pojok.

​”Kegiatan di Ndalem Pojok ini adalah bentuk penghormatan kita kepada jasa pahlawan, sekaligus upaya menanamkan nasionalisme sejak dini agar mereka tidak lupa pada akar bangsanya,” ungkap AKBP Ardi Kurniawan.

​Pesan Kapolres: “Kesempatan Kedua Selalu Ada”

​Di hadapan para generasi Z ini, Kapolres Jombang memberikan wejangan yang menyentuh sisi humanis. Beliau menekankan bahwa kesuksesan bukan hanya soal nilai di atas kertas, tapi soal kemanfaatan bagi sesama.

​”Setiap manusia pasti pernah salah. Tapi yang utama bukan kesalahannya, melainkan kemauan untuk bangkit. Kesempatan kedua selalu ada bagi siapa saja yang punya tekad untuk berubah,” pesan AKBP Ardi dengan tegas namun memotivasi.

​Kesan Pelajar

​Suasana haru sekaligus bangga terpancar saat perwakilan siswa menyampaikan kesan-pesannya. Mereka mengaku bahwa melihat langsung tempat perjuangan Bung Karno memberikan perspektif baru tentang arti “menjadi Indonesia” di era modern.

​Kegiatan yang turut dihadiri pejabat utama Polres Jombang dan perwakilan SPN Polda Jatim ini diharapkan mampu mencetak pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga memiliki integritas dan kecintaan mendalam pada negara.

(Red)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *