Sinergi Pasca-Lebaran: Paripurna LKPJ Jombang 2025 Jadi Ajang Halal Bihalal dan Evaluasi Capaian Positif

Jombangterkini.com Jombang – Suasana hangat penuh kekeluargaan mewarnai Gedung DPRD Kabupaten Jombang pada Rabu (25/3/2026). Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Jombang Tahun 2025 berubah menjadi momentum strategis sekaligus ajang silaturahmi pasca-Idul Fitri 1447 Hijriyah.

​Pertemuan ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan simbol kuatnya kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dalam mengawal pembangunan di “Kota Santri”.

​Mempererat Sinergi di Hari Kemenangan

​Ketua DPRD Jombang, Hadi Atmaji, membuka sidang dengan ucapan selamat Idul Fitri yang penuh takzim. Politisi PKB tersebut menekankan bahwa semangat Idul Fitri harus menjadi bahan bakar untuk memperkuat sinergitas demi kesejahteraan masyarakat.

​”Momentum ini menjadi awal untuk memperkuat sinergi demi mewujudkan Jombang yang lebih sejahtera,” tegas Hadi dalam sambutannya.

​Rapor Hijau Pembangunan Jombang 2025

​Dalam penyampaiannya, Bupati Jombang Warsubi memaparkan capaian tahun 2025 yang merupakan pijakan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Dengan visi “Mewujudkan Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua”, sejumlah indikator makro menunjukkan tren yang menggembirakan:
Tak hanya soal angka, sektor lingkungan juga menunjukkan performa stabil dengan Indeks Kualitas Lingkungan mencapai 58,98%, hampir menyentuh target maksimal.

​Kebijakan Strategis dan Responsif

​Bupati Warsubi menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025, Pemkab Jombang telah meluncurkan berbagai regulasi krusial, mulai dari penanggulangan kemiskinan, pendidikan wawasan kebangsaan, hingga program unggulan Desa Maju dan Sejahtera.

​Pemerintah daerah juga tercatat responsif terhadap rekomendasi DPRD, yang dibuktikan dengan langkah nyata seperti:

​Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

​Operasi pasar secara masif untuk menjaga stabilitas harga.

​Perlindungan bagi pekerja rentan.

​Penguatan sektor pendidikan dan pertanian sebagai pilar ekonomi warga.

​”Seluruh program ini kami arahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jombang secara berkelanjutan,” tandas Warsubi di hadapan para anggota dewan.

​Rapat paripurna ini ditutup dengan semangat kebersamaan yang tinggi. LKPJ 2025 ini selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi mendalam bagi DPRD Jombang guna memastikan penyelenggaraan pemerintahan di tahun-tahun mendatang semakin berkualitas.

(Red)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *