Bandar Kedungmulyo Jadi Lautan Loreng: 150 Kader Banser se-Jatim Gembleng Militansi di Susbalan ke-61

Jombangterkini.com Jombang – Kecamatan Bandar Kedungmulyo mendadak jadi pusat perhatian. Ratusan personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dari berbagai daerah, bahkan hingga luar Pulau Jawa, memadati wilayah ini untuk mengikuti Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) Angkatan ke-61. Kegiatan strategis ini resmi dibuka pada hari Jumat 08/05/26, sore, tadi dalam sebuah upacara khidmat yang memadukan semangat patriotisme dan spiritualitas Nahdliyin.

​Acara ini bukan sekadar pelatihan rutin. Kehadiran tokoh-tokoh besar seperti Bupati Jombang H. Warsubi (Abah Warsubi), jajaran PCNU Jombang, hingga petinggi GP Ansor Jawa Timur, menegaskan bahwa Bandar Kedungmulyo kini menjadi titik tolak lahirnya pemimpin-pemimpin tangguh penjaga ulama dan NKRI.

​Mandat Menjaga Marwah Organisasi
​Dalam sambutannya, Basyarodin selaku Inspektur Upacara menegaskan bahwa Susbalan adalah wasilah (perantara) penting untuk menjaga keutuhan negara.

​”Kaderisasi ini bukan hanya soal menjalankan roda organisasi, tetapi membangun jiwa dan raga Indonesia. Ini adalah mandat wajib untuk menjaga marwah institusi,” tegas Basyarodin saleh di hadapan para peserta.

​Meski memberikan apresiasi tinggi, ia juga memberikan catatan evaluasi agar manajemen waktu dan koordinasi internal terus ditingkatkan demi profesionalitas organisasi di masa depan.

​Jombang: Magnet Kaderisasi Nasional

​Ketua PC GP Ansor Jombang Taufiqi Fakkarudin Assilahi, atau yang akrab disapa Gus Fiqi mengungkap kan rasa bangganya atas antusiasme peserta. Tercatat lebih dari 150 peserta hadir, membuktikan bahwa Jombang masih menjadi “magnet” bagi penggodokan kader tingkat nasional.

​”Saya instruksikan kepada seluruh sahabat: ikuti proses ini sampai tuntas-tas! Jangan ada yang pulang sebelum selesai. Jaga kedisiplinan, hargai setiap fasilitas yang ada, dan jangan mubazir,” pesan Ketua PC GP Ansor dengan penuh semangat. Ia juga mengapresiasi sinergi Fatayat NU yang turut memberikan dukungan penuh, menunjukkan soliditas keluarga besar Nahdlatul Ulama.

​Apresiasi Bupati: Banser adalah Garda Terdepan

​Bupati Jombang, Abah Warsubi, yang hadir langsung memberikan dukungan moral, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Jombang sangat mendukung penguatan kapasitas kader melalui Susbalan ini.

​Dalam pidatonya, Abah Warsubi menyoroti tiga poin utama yang harus dimiliki kader lulusan Bandar Kedungmulyo:

​Keteguhan Ideologi: Memperkuat nafas Ahlussunnah wal Jama’ah.

​Kepemimpinan: Melahirkan pemimpin lokal yang disiplin

​Bakti NKRI: Menjadi benteng kerukunan dan stabilitas sosial di masyarakat.

​”Banser telah memberikan kontribusi nyata bagi daerah, mulai dari menjaga keamanan hingga penanganan bencana. Melalui Susbalan di Bandar Kedungmulyo ini, kita mencetak kader penggerak yang siap menjawab tantangan zaman,” ujar Bupati.

​Gemblengan Tiga Hari ke Depan
​Selama tiga hari, wilayah Bandar Kedungmulyo akan menjadi saksi bisu perjuangan para peserta dalam mendalami materi wawasan kebangsaan, penguatan Aswaja, hingga keahlian khusus.

​Acara resmi dibuka dengan kalimat thayyibah dan doa bersama, menandai dimulainya kawah candradimuka bagi 150 kader pilihan. Dengan semangat yang membara, Susbalan ke-61 ini diharapkan mampu melahirkan barisan Banser yang semakin militan dalam mengawal kedaulatan bangsa dan marwah para kiai.

​Bandar Kedungmulyo Bersaksi, Banser Berbakti!

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *