Blusukan ke Sawah, Bhabinkamtibmas Jombang Kawal 5.400 Meter Persegi Lahan Jagung demi Ketahanan Pangan

Jombangterkini.com. Jombang. – Komitmen mendukung swasembada pangan nasional tidak hanya sekadar di atas kertas. Di Jombang, Jawa Timur, jajaran kepolisian turun langsung ke sawah untuk mengawal jalannya produksi pertanian.

​Aksi nyata ini ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Desa Mojotrisno, Aipda Abdul Hamid. Menggulung seragamnya, ia melakukan monitoring dan pengecekan langsung ke hamparan tanaman jagung di wilayah binaannya di Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jumat (12/6/2026).

​Menatap Panen Raya di Bulan Agustus
​Sasaran blusukan kali ini adalah lahan pertanian produktif seluas 5.400 meter persegi milik Sugianto, seorang petani setempat. Saat ini, tanaman jagung di lahan tersebut telah memasuki usia 35 hari dan tumbuh dengan subur. Jika tidak ada aral melintang, lahan hijau ini diproyeksikan siap memasuki masa panen raya pada Agustus 2026 mendatang.

​Tidak hanya sekadar datang dan melihat, Aipda Abdul Hamid aktif memeriksa kondisi fisik tanaman, memantau potensi hama, sekaligus berdialog hangat dengan pemilik lahan. Kehadirannya menjadi suntikan motivasi bagi petani agar tetap konsisten merawat tanaman hingga masa panen tiba.

​Wujud Nyata Dukung Program Asta Cita Presiden

​Secara terpisah, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR, melalui Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas, menegaskan bahwa aksi blusukan Bhabinkamtibmas ini merupakan bagian dari misi besar Polri. Hal ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang membidik swasembada pangan sebagai salah satu pilar utama bangsa.

​”Polri hadir sebagai penggerak ketahanan pangan dengan mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan produktif secara maksimal. Melalui pendampingan dan monitoring berkala seperti ini, kami ingin memastikan hasil pertanian warga optimal,” ujar Kompol Yogas.

​Sinergi untuk Kesejahteraan Petani
​Kompol Yogas juga menambahkan bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab kolektif. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mengikis jarak antara aparat dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri para petani.

​Keberhasilan pengelolaan lahan jagung seluas lebih dari setengah hektare milik Sugianto ini ditargetkan menjadi role model (percontohan) bagi petani-petani lain di wilayah Kecamatan Mojoagung.

​Melalui sinergi yang makin solid antara Polri dan petani lokal, program ketahanan pangan di Jombang diharapkan tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga berdampak langsung pada meroketnya kesejahteraan para petani di daerah.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *