Sinergi Sekolah dan Pesantren, SMPN 3 Peterongan Gelar MPLS Ramah Dipadukan PLPS 6 Hari

Jombangterkini com. Jombang. – Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, SMP Negeri 3 Peterongan Jombang menghadirkan konsep berbeda dalam menyambut siswa baru. Sekolah negeri yang berada di lingkungan pondok pesantren ini menggabungkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan Pengenalan Lingkungan Pesantren Sekolah atau Madrasah (PLPS/M).

Rangkaian kegiatan transisi ini berlangsung selama 6 hari penuh. Tiga hari pertama difokuskan untuk PLPS/M, kemudian dilanjutkan tiga hari untuk MPLS.

Pembagian tersebut bertujuan agar peserta didik baru bisa beradaptasi secara seimbang, baik di lingkungan asrama pesantren maupun di lingkungan sekolah formal.

Kepala sekolah SMPN 3 Peterongan

*Ciptakan Lingkungan Belajar Aman dan Menggembirakan*

Kepala SMPN 3 Peterongan, Miftakhul Rohana, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar seremonial awal tahun ajaran. Masa transisi ini menjadi momen penting untuk membentuk kesan pertama siswa terhadap pendidikan tingkat menengah.

“Kami berharap masa transisi ini dapat membantu murid menyesuaikan diri secara sosial, emosional, dan akademik. MPLS Ramah ini dirancang dan dilaksanakan dengan memuliakan, menghormati hak anak, dan menjunjung tinggi nilai karakter untuk mewujudkan lingkungan belajar aman, nyaman, dan menggembirakan,” ujarnya di sekolah, Senin (13/7/2026).

Tahun ini sekolah mengusung tema *“MPLS RAMAH”*. Konsep tersebut menekankan lingkungan belajar yang inklusif, berkebinekaan, serta bebas dari praktik senioritas dan perpeloncoan.

*Berpedoman pada Aturan Terbaru*

Secara regulasi, pelaksanaan MPLS mengacu pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026. Aturan itu membatasi kegiatan pengenalan lingkungan maksimal 3 hari pada minggu pertama dan hanya boleh dilakukan saat jam belajar formal.

Selain itu, program ini juga berpedoman pada UU No. 20 Tahun 2023 tentang Sisdiknas, Perpres No. 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter, serta aturan pencegahan kekerasan di satuan pendidikan.

*Target: Santri Unggul Akademik dan Spiritual*

Selama 6 hari, ada dua fokus capaian yang ditargetkan sekolah:

*1. PLPS/M*
– Mengenalkan lingkungan fisik, fasilitas, dan tata tertib pesantren
– Menanamkan budaya positif di pondok
– Menumbuhkan rasa memiliki dan kebanggaan sebagai santri

*2. MPLS*
– Menciptakan iklim sekolah harmonis dan bebas perundungan
– Mengedukasi etika komunikasi digital untuk cegah hoaks dan cyberbullying
– Membudayakan gerakan 5S: Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun
– Mengimplementasikan “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” dan “Pertemuan Pagi Ceria”
– Membantu guru memetakan karakter siswa untuk pembelajaran “deep learning”

Melalui integrasi PLPS/M dan MPLS Ramah, SMPN 3 Peterongan berkomitmen membangun ekosistem pendidikan yang solid dengan melibatkan sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.

Tujuannya mencetak generasi santri yang unggul secara akademik, matang secara spiritual, serta adaptif terhadap perkembangan zaman.

(Red)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *