Jombangterkini.com. Jombang. – Kemeriahan melingkupi Kecamatan Gudo dalam gelaran Gudo Fashion Carnival (GFC) 2026 yang berlangsung sukses pada Sabtu (5/9/2026). Event tahunan yang menjadi wadah kreativitas seni dan budaya ini memberangkatkan puluhan peserta dengan menampilkan beragam keindahan busana megah karya perancang kenamaan.
Pemberangkatan peserta dilakukan tepat pukul 14.00 WIB oleh Camat Gudo, Wiwik Eko Ratna Sulistyoningtias. Mengambil titik start dari Lapangan Klenteng Gudo, para peserta menyusuri rute parade dan mengakhiri perjalanannya di titik finish Masjid Besar Nahdlatul Ulama, Dusun Sukowati, Desa Sukoiber.

Ajang bergengsi ini tak hanya disemarakkan oleh instansi pemerintah desa dan swasta lokal, tetapi juga menyedot antusiasme peserta dari luar daerah. Tercatat sebanyak 55 peserta ambil bagian dalam parade ini, termasuk perwakilan dari Kabupaten Nganjuk, Mojokerto, Kediri, hingga Malang.
Di sepanjang jalur parade, para peserta tampil bak peragawan dan peragawati profesional yang melangkah di atas catwalk. Balutan kostum nan megah dan unik berhasil memukau ribuan warga yang memadati tepi jalan.
Dalam sambutannya, Camat Gudo Wiwik Eko Ratna Sulistyoningtias menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat, panitia, serta para peserta yang telah berkolaborasi mensukseskan acara tersebut.
”Kita harapkan kegiatan ini dapat menjadi wadah ekspresi seni budaya, ajang silaturahmi, sekaligus sarana untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya di Kecamatan Gudo. Harapan kami seluruh kegiatan ini bermanfaat, membawa berkah, serta meningkatkan perekonomian masyarakat dan UMKM,” ujar Wiwik.

Ia juga berharap gelaran ini dapat terus berlanjut secara konsisten pada tahun-tahun mendatang demi memberikan hiburan yang positif serta membawa dampak ekonomi yang nyata bagi warga sekitar.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia GFC 2026, Taufik Kamal, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh dari jajaran Forkopimcam Gudo dan seluruh pihak yang terlibat.

”Acara tahun ini diikuti 55 peserta, baik dari jajaran pemerintahan desa maupun peserta luar kota seperti Nganjuk, Kediri, Malang, dan Mojokerto. Harapan kami, semoga acara ini bisa terus terselenggara secara rutin di setiap tahunnya,” ungkap Taufik.
Rangkaian acara berjalan dengan lancar, aman, dan tertib hingga akhir parade, memberikan kesan manis sekaligus dorongan ekonomi bagi para pelaku UMKM di kawasan Gudo dan sekitarnya.
(Red)






