Gebrakan Malam Hari di Pendopo: Bupati Warsubi Lantik 5 Kadis Baru, Tekankan Birokrasi Tanpa Kompromi

Jombangterkini.com Jombang – Suasana khidmat namun penuh energi menyelimuti Pendopo Kabupaten Jombang pada Jumat malam (27/3/2026). Di bawah sorot lampu pendopo yang sakral, Bupati Jombang, H. Warsubi, resmi melantik dan mengambil sumpah lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi terbuka (open bidding).

​Pelantikan yang digelar pada jam yang tidak biasa ini bukan sekadar seremoni formal. Ini adalah pernyataan tegas Bupati Warsubi tentang arah baru birokrasi Pemkab Jombang: profesional, berintegritas, dan melayani.

​Wajah Baru Nakhoda OPD Jombang

​Kelima pejabat yang kini resmi mengemban amanah baru tersebut adalah figur-figur yang telah melalui penyaringan ketat. Berikut adalah daftar lengkapnya:

Alasan Pelantikan “Lembur”

​Ada alasan krusial di balik pelaksanaan pelantikan pada malam hari. Bupati Warsubi mengungkapkan bahwa surat persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) baru saja diterima sore harinya, tepat pukul 15.15 WIB.

​”Begitu surat turun, kami langsung bergerak. Ini demi memastikan roda pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik tetap berjalan efektif tanpa menunda waktu,” tegas Warsubi.

​Peringatan Keras: Tak Ada Ruang bagi Praktik “Titipan”

​Dalam sambutannya yang bernada tegas, Bupati Warsubi mengirimkan pesan kuat kepada seluruh jajaran ASN di Jombang. Ia memastikan bahwa seluruh proses seleksi didasarkan pada kualifikasi dan kompetensi, bukan faktor luar.

​”Tidak ada ruang bagi praktik non-profesional dalam pengelolaan kepegawaian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang,” ujarnya dengan lugas.

​Bupati juga menekankan bahwa jabatan yang diberikan bukanlah “kursi empuk”, melainkan tanggung jawab besar yang akan dievaluasi secara berkala. Beliau menjanjikan reward bagi yang berprestasi, namun tak segan memberikan sanksi bagi mereka yang abai terhadap disiplin dan integritas.

​Ekspektasi Publik: Energi Baru untuk Masyarakat

​Menutup arahannya, Warsubi meminta para kepala dinas baru untuk segera “tancap gas” dan tidak terjebak dalam rutinitas administratif semata. Inovasi dan kolaborasi antar-perangkat daerah menjadi kunci untuk menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Jombang.

​”Jadilah pemimpin yang memberi teladan. Bekerjalah dengan hati demi mewujudkan Jombang yang lebih maju dan sejahtera untuk semua,” pungkasnya.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *