JOMBANG, JOMBANG TERKINI.COM – Sore yang tenang di jalur Provinsi KH Hasyim Asy’ari berubah menjadi mencekam, Minggu (25/1). Sebuah kecelakaan karambol hebat terjadi di Dusun Parimono, Desa Plandi, Kecamatan Jombang, setelah satu unit Toyota Avanza hilang kendali dan menyapu bersih kendaraan dari arah berlawanan. Tragis, satu pengendara motor tewas seketika di lokasi kejadian.
Kronologi Maut: Melaju Kencang Sejak Lampu Merah
Petaka bermula sekitar pukul 15.25 WIB. Menurut keterangan saksi mata di lokasi, sebuah Toyota Avanza hitam dengan nomor polisi L 1537 E terpantau melaju brutal dari arah selatan (Cukir) menuju utara (Kota Jombang).
Riri (32), saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut, mengungkapkan bahwa gelagat tidak beres sudah terlihat sejak kendaraan berada di simpang empat lampu merah.
“Mobil itu sudah ngebut dari selatan. Di lampu merah saja sempat menyenggol motor, tapi tetap melaju,” ungkap Riri dengan nada bergetar.
Nahas, sesaat setelah melewati persimpangan, mobil yang berisi sekitar enam hingga tujuh penumpang itu tiba-tiba oleng ke kanan dan memakan jalur berlawanan. “Posisinya sangat kencang, lalu tiba-tiba nyleot (oleng) ke kanan,” tambahnya.
Enam Motor Tergilas, Satu Pikap Parkir Jadi Sasaran
Lajur kanan yang saat itu tengah dipadati kendaraan dari arah utara tak punya waktu untuk menghindar. Bak bola bowling, Avanza tersebut menghantam beruntun enam sepeda motor, yakni:
Honda PCX (S 5371 ODB)
Honda Scoopy (S 3209 OCI)
Honda Vario (S 6654 OCD)
Honda Vario (S 3180 YU)
Honda Supra (S 4517 ONT)
Honda Scoopy (Tanpa Plat)
Tak berhenti di situ, sebuah mobil pikap (S 1131 HB) yang sedang terparkir di bahu jalan pun ikut ringsek terhantam. Laju mobil maut itu baru terhenti setelah menghantam pohon di tepi jalan dengan benturan yang sangat keras.
Satu Korban Terjepit Hingga Tewas
Kecelakaan ini menyisakan pemandangan memilukan. Pengendara Honda PCX dilaporkan meninggal dunia di tempat setelah tubuhnya terjepit di antara kendaraan dan pohon.
“Yang meninggal satu orang, pengendara PCX. Kondisinya terjepit setelah ditabrak,” kata Riri. Sementara itu, sejumlah pengendara motor lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Polisi Amankan Sopir dan Olah TKP
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Satlantas Polres Jombang telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi seluruh kendaraan yang terlibat.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, mengonfirmasi adanya insiden berdarah ini.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas melibatkan satu unit minibus dengan enam sepeda motor. Sopir mobil Avanza sudah kami amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya.
Pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, apakah karena faktor kelelahan sopir (human error) atau adanya kendala teknis pada kendaraan. Jalur KH Hasyim Asy’ari sempat mengalami kemacetan panjang selama proses evakuasi berlangsung.
(Red)






