Jombangterkini com. Jombang – Isak tangis bahagia dan rasa haru menyelimuti Pendopo Kabupaten Jombang pada Rabu (17/6/2026). Sebanyak 535 jemaah haji asal Kabupaten Jombang yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 60 dan 61 akhirnya menginjakkan kaki kembali di tanah air setelah menunaikan ibadah suci di Arab Saudi.
Kedatangan rombongan tamu Allah ini disambut langsung oleh Bupati Jombang, Warsubi. Dalam sambutannya, Warsubi menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kembalinya para jemaah ke kampung halaman.

”Selamat datang kembali di tanah air. Semoga seluruh rangkaian amal ibadah yang telah dilaksanakan di tanah suci diterima oleh Allah SWT, dan bapak-ibu sekalian meraih predikat haji serta hajah yang mabrur,” ujar Warsubi penuh khidmat.
Duka di Tengah Kepulangan: Satu Jemaah Wafat Menjelang Kembali
Namun, di tengah atmosfer kebahagiaan tersebut, kabar duka juga menyelimuti prosesi kepulangan. Pemerintah Kabupaten Jombang menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya beberapa jemaah selama pelaksanaan ibadah haji.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jombang, Ilham Rohim, mengungkapkan bahwa satu jemaah kembali dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi tepat menjelang jadwal kepulangan rombongan.
Jemaah yang wafat tersebut diidentifikasi bernama Sukipan, warga Desa Tanjunggunung, Kecamatan Peterongan, yang tergabung dalam Kloter 61.
Penyebab Wafat: Serangan stroke.
Waktu Kejadian: Sekitar pukul 01.00 waktu Arab Saudi.
Total Korban: Dengan berpulangnya Sukipan, total jemaah haji asal Jombang yang wafat selama musim haji 2026 menjadi empat orang.
”Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga jemaah yang ditinggalkan,” tambah Bupati Warsubi.
Terkait hak-hak jemaah yang gugur, Ilham Rohim memastikan bahwa seluruh jemaah yang meninggal dunia selama masa operasional haji dipastikan akan menerima santunan asuransi sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Kloter 62 dan 63 Dijadwalkan Tiba Besok
Proses pemulangan jemaah haji asal Jombang masih belum usai. Berdasarkan jadwal, jemaah yang tergabung dalam Kloter 62 dan 63 akan tiba di Jombang pada Kamis (18/6/2026) besok.
Pihak Kemenhaj Jombang membawa kabar baik terkait kondisi rombongan yang masih berada di perjalanan.
”Hingga laporan terakhir yang kami terima, kondisi jemaah pada Kloter 62 dan 63 dalam keadaan sehat dan baik. Alhamdulillah, tidak ada jemaah yang tertinggal di Arab Saudi, baik karena faktor sakit maupun alasan teknis lainnya,” pungkas Ilham optimis.
(Red)






