Kejar Target Mudik Aman: Pasukan ‘Mandor Jalan’ Jombang Sisir Lubang di 4 Wilayah

Jombangterkini.com Jombang – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tancap gas membenahi infrastruktur. Tak ingin para pemudik terhambat oleh jalan berlubang, tim Mandor Jalan diterjunkan secara masif untuk melakukan pemeliharaan rutin di jalur-jalur strategis.

​Dalam dua pekan terakhir di bulan Ramadan ini, aktivitas perbaikan jalan tampak meningkat drastis. Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jombang, Bustomi, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin kecolongan. Respon cepat terhadap kerusakan skala kecil menjadi kunci agar mobilitas warga dan distribusi logistik tetap lancar.

​”Mandor Jalan kami setiap hari bergerak di lapangan. Terlebih menjelang Lebaran, intensitasnya kami tingkatkan. Ini adalah langkah konkret agar kondisi jalan tetap mantap dan aman bagi masyarakat,” ujar Bustomi.

​Peta Perbaikan: Dari Perbatasan Hingga Jalur Wisata

​Berdasarkan data rekapitulasi pengerjaan sejak akhir Januari hingga Februari 2026, perbaikan tersebar merata di empat wilayah kerja utama. Berikut adalah detail “operasi senyap” tim PUPR Jombang:

​Wilayah Utara (Ploso): Fokus pada 6 ruas utama seperti Tapen-Sumberteguh dan akses menuju perbatasan Mojokerto (Ngusikan). Teknik Lapis Penetrasi Makadam (Lapen) menjadi andalan di sini, sementara jalur Kabuh-Tapen menggunakan Coldmix.

​Jantung Kota (Jombang): Sebanyak 12 ruas jalan strategis, termasuk jalur Cukir-Godong dan Denanyar-Megaluh, telah tuntas ditambal menggunakan material Coldmix.

​Sisi Timur (Mojoagung): Menangani 11 ruas penghubung antar-kecamatan, seperti akses Betek-Sumobito hingga batas Kabupaten Mojokerto, demi menjamin kelancaran jalur penyangga.

​Sisi Selatan (Ngoro & Wonosalam): Area dataran tinggi dan jalur wisata tak luput dari perhatian. Sebanyak 11 ruas diperbaiki, termasuk jalur Bareng-Wonosalam hingga Wonosalam-Jabung yang mendapat penanganan khusus.

​Kombinasi Cepat: Coldmix dan Lapen

​Pemilihan material perbaikan disesuaikan dengan kebutuhan lapangan. Penggunaan Coldmix dipilih untuk penanganan lubang secara cepat (patching), sementara Lapen digunakan untuk area yang membutuhkan ketahanan lebih kuat.

​Bustomi menambahkan bahwa mobilitas tinggi tim Mandor Jalan ini juga bertujuan untuk meminimalisir risiko kecelakaan akibat jalan berlubang, terutama saat volume kendaraan meningkat tajam di musim mudik nanti.

​Dengan perbaikan yang mencakup seluruh 21 kecamatan, Pemkab Jombang berkomitmen memberikan kenyamanan bagi siapa pun yang melintas di wilayahnya. Harapannya, perjalanan pulang kampung tahun ini tidak hanya penuh rindu, tapi juga penuh kenyamanan.

(Red)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *