Jombangterkini.com Jombang – Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang tampak berbeda pada Sabtu (11/04/2026) siang. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti pertemuan besar para “Abdi Negara” yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kabupaten Jombang.
Acara bertajuk “Silaturahmi & Halal Bihalal” ini bukan sekadar seremonial Lebaran, melainkan menjadi momentum krusial untuk memperkuat barisan birokrasi di lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang.
Sentuhan Humanis dan Kehadiran Tokoh
Acara dibuka dengan penuh khidmat melalui santunan anak yatim, sebuah simbol kepedulian sosial yang menjadi pembuka keberkahan. Hadir langsung di tengah-tengah alumni, Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK, Ibu Yuliati Nugrahani Warsubi.
Deretan tokoh penting juga tampak memadati kursi undangan, mulai dari Sekdakab Jombang Agus Purnomo, Wakil Bupati Jombang periode 2013-2018 Widjono Soeparno, hingga petinggi organisasi alumni dari level provinsi, Drs. Purwanto, M.KP.

Pesan Bupati: “Jadilah Pemimpin yang Diandalkan”
Dalam sambutannya, Bupati Warsubi memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para alumni APDN, IIP, STPDN, hingga praja IPDN aktif. Menurutnya, lulusan sekolah kedinasan di bawah Kemendagri adalah aset berharga yang dicetak khusus untuk menjadi pemimpin.
”Tantangan ke depan semakin kompleks. Saya minta seluruh alumni terus belajar dan tingkatkan kapasitas diri. Jaga integritas dan semangat pengabdian. Tunjukkan bahwa saudara bisa diandalkan dalam pelayanan publik demi mewujudkan Jombang yang Maju dan Sejahtera untuk Semua,” tegas Bupati Warsubi.

Suasana semakin akrab saat Bupati berbagi kisah inspiratif tentang perjalanan kariernya. Beliau menceritakan proses panjang dari bawah, mulai dari menjabat sebagai Kepala Desa hingga kini dipercaya mengemban amanah sebagai Bupati Jombang. Kisah ini menjadi pelecut semangat bagi para praja muda yang hadir.
Kesiapan Mental “24 Jam”
Wakil Ketua I DPP IKAPTK Jawa Timur, Drs. Purwanto, M.KP, menegaskan bahwa kekuatan utama alumni kepamongprajaan terletak pada mentalitas yang terbentuk selama di asrama.
”Alumni kami dicetak melalui pengajaran, pelatihan, dan pengasuhan selama 24 jam. Ini membentuk mental yang matang dan siap membantu pimpinan dalam menjalankan visi-misi daerah,” jelasnya optimis.
Menuju Birokrasi Inovatif
Acara yang berlangsung di pengujung bulan Syawal ini diakhiri dengan sesi ramah tamah dan bersalam-salaman. Melalui pertemuan ini, IKAPTK Jombang diharapkan semakin solid untuk menjadi motor penggerak birokrasi yang tidak hanya profesional dan berintegritas, tetapi juga inovatif dalam menjawab kebutuhan masyarakat Jombang di masa depan.
(Red)






