Jombangterkini.com. Jombang. — Suasana kawasan Wisata Tirta Wisata, Keplaksari, Kabupaten Jombang, mendadak riuh dan semarak pada Minggu (18/10/2026) pagi. Ratusan mancing mania dari berbagai daerah tumpah ruah memadati area kolam untuk mengikuti pembukaan ajang hiburan rakyat bertajuk “Jor-Joran Mancing Jombang 2026”.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari (18–22 Oktober 2026) ini digelar secara spesial sebagai salah satu rangkaian puncak kemeriahan Jombang Fest 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-116 Pemerintah Kabupaten Jombang.
Guna memanjakan para peserta dan masyarakat yang hadir, pihak panitia tak tanggung-tanggung menerjunkan sebanyak dua ton ikan—yang terdiri dari jenis lele, nila, patin, hingga bawal—langsung ke dalam kolam Tirta Wisata.
Wadah Silaturahmi dan Hiburan Rakyat

Bupati Jombang, Warsubi, yang hadir langsung untuk membuka acara, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas antusiasme luar biasa dari masyarakat. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar ajang adu ketangkasan memancing, melainkan ajang silaturahmi dan pesta rakyat.
“Jor-joran mancing ini menjadi salah satu kegiatan yang turut memeriahkan rangkaian Jombang Fest 2026. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini diharapkan dapat menjadi wadah hiburan bagi masyarakat, khususnya para mancing mania, untuk menyalurkan hobi, bersenang-senang, dan mengisi waktu bersama,” ujar Bupati Warsubi.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta mematuhi aturan perlombaan, mengedepankan sportivitas, serta bersama-sama menjaga ketertiban kawasan.
Kampanye Gemar Makan Ikan & Dorong Ekonomi Lokal
Tak hanya sekadar ajang rekreasi, momen ini juga dimanfaatkan Pemkab Jombang untuk menyuarakan gerakan hidup sehat melalui kampanye konsumsi gizi seimbang di tingkat keluarga. Bupati Warsubi mengimbau para orang tua agar menjadikan ikan sebagai menu harian, bukan sekadar hidangan sesekali.
“Manfaat ikan sangat besar bagi kesehatan kita, khususnya sebagai asupan gizi untuk tumbuh kembang anak-anak,” tegasnya.
Di sisi lain, ajang ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi positif (multiplier effect) bagi para pembudidaya ikan lokal, pedagang, hingga pelaku usaha perikanan di perairan umum daratan (PUD) se-Kabupaten Jombang.
Dibuka Resmi dengan Sirene dan Pantun
Di penghujung sambutannya, Bupati Warsubi menyampaikan doa agar seluruh rangkaian acara berjalan aman dan sukses hingga penutupan. Sebelum menekan sirine tanda dimulainya perlombaan secara resmi, ia sempat melempar pantun jenaka yang menyegarkan suasana:
Pergi memancing di hari Minggu,
Memancing ikan di tepi telaga.
Mari makan ikan setiap waktu,
Agar sehat seluruh keluarga.
Suara sirine yang bergema disambut riuh tepuk tangan dan antusiasme para pemancing yang langsung melemparkan kail mereka ke dalam kolam, menandai dimulainya keseruan pesta Jor-Joran Mancing Jombang 2006.
(Red)






