JOMBANGTERKINI.COM JOMBANG – Lapangan Mapolres Jombang menjadi saksi apresiasi tinggi bagi para penjaga keamanan publik. Pada Senin (9/2/2026), Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan secara resmi memberikan penghargaan kepada 13 sosok inspiratif yang terdiri dari personel Polri, TNI, hingga warga sipil atas dedikasi luar biasa mereka dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Respons Kilat: Gagalkan Aksi Senjata Tajam
Salah satu sorotan utama dalam upacara ini adalah keberhasilan tujuh personel Polres Jombang yang bergerak secepat kilat merespons laporan Call Center 110.
Mereka berhasil mencegat konvoi sepeda motor yang meresahkan warga karena membawa senjata tajam dan petasan di Desa Janti, Mojoagung, pada akhir Januari lalu. Berkat kesigapan tim, empat pelaku beserta barang bukti celurit berhasil diamankan sebelum jatuh korban jiwa.
Sinergi Tanpa Batas: Polri, TNI, dan Rakyat
Tak hanya soal penindakan kriminalitas seperti curanmor, penghargaan kali ini juga menonjolkan sisi kemanusiaan dan sinergi lintas sektoral:
Kasus Curanmor: Lima personel Polsek jajaran diapresiasi atas kecepatan mereka mengungkap kasus pencurian motor di area parkir minimarket Mojowarno.
Aksi Kemanusiaan: Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan seorang Kepala Dusun dari Desa Budugsidorejo menerima penghargaan atas keberanian mereka menangani orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang mengamuk, sehingga situasi kembali kondusif tanpa ada kekerasan.
Pesan Kapolres: “Prestasi Adalah Ibadah”
Dalam sambutannya, AKBP Ardi Kurniawan menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata perhatian pimpinan terhadap loyalitas anggota dan mitra kepolisian.
”Penghargaan ini adalah apresiasi atas respon cepat rekan-rekan dalam melayani masyarakat. Saya berharap prestasi ini terus ditingkatkan dengan inovasi baru yang bermanfaat,” ujar AKBP Ardi.
Ia juga memberikan catatan khusus mengenai pentingnya kolaborasi antara TNI dan masyarakat. “Sinergi antara TNI, Polri, dan warga adalah kunci utama Kamtibmas. Terima kasih atas peran aktifnya, semoga menjadi nilai ibadah,” pungkasnya.
(Red)






