Bau Menyengat Ganggu Siswa SMP, Ratusan Warga Hitamkan Pabrik PT JPN Jombang

Jombangterkini.com. Jombang. – Ratusan warga yang tergabung dalam aksi massa berpakaian serba hitam mengepung pabrik pengolahan daging ayam PT Jombang Pangan Nusantara (JPN) di Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang, Kamis (8/10/2026). Aksi meluap lantaran dugaan pencemaran lingkungan berupa bau busuk menyengat yang mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMPN 4 Jombang.

​Massa yang memadati lokasi sejak pukul 10.00 WIB membawa mobil pengeras suara serta membentangkan spanduk tuntutan. Lokasi pabrik yang berjarak sangat dekat dengan area sekolah—hanya berkisar 0,5 meter—disinyalir menjadi pemicu utama menyebarnya aroma tak sedap yang dirasakan ratusan siswa setiap hari.

​Koordinator lapangan aksi, Agus Tompel, mengecam keras pengoperasian pabrik yang dinilainya abai terhadap dampak lingkungan dan kenyamanan belajar siswa.

​”Aroma limbah kegiatan pengolahan daging ayam PT JPN mencemari lingkungan dan mengganggu aktivitas belajar mengajar siswa SMPN 4. Kami minta aktivitas pabrik dihentikan dan segera ditutup,” tegas Agus dalam orasinya di atas mobil komando.

​Agus juga menyoroti keabsahan perizinan pabrik yang berdiri sangat menempel dengan fasilitas pendidikan. Pihaknya mendesak Pemerintah Kabupaten Jombang serta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengambil langkah tegas tanpa pandang bulu. Menurutnya, pihak manajemen selama ini terkesan arogan dan kebal hukum saat dimintai konfirmasi terkait dampak limbah.

​Sempat Memanas dan Tutup Jalan

​Di lokasi kejadian, gerbang utama PT JPN tampak terkunci rapat dengan pengawalan ketat dari petugas keamanan internal dan aparat kepolisian. Suasana sempat memanas dan terjadi ketegangan antara massa aksi dengan pihak keamanan perusahaan saat pendaftaran delegasi untuk masuk sempat tertahan.

​Aksi tersebut juga menyebabkan arus lalu lintas di jalan akses kabupaten sempat terganggu. Namun, situasi berhasil dikendalikan hingga akhirnya perwakilan massa diterima masuk ke dalam area pabrik setelah berorasi sekitar 25 menit.

​Tak puas hanya mendatangi lokasi pabrik, usai melakukan mediasi singkat selama satu jam, rombongan massa langsung bergerak menuju Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang untuk mendesak pembekuan izin operasional PT JPN

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *