Jombangterkini.com Jombang – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Apel Mapolres Jombang pada Senin (30/3/2026) pagi. Bukan sekadar apel rutin, hari pertama kerja pasca libur Idulfitri 1447 H ini menjadi panggung penguatan solidaritas bagi korps berseragam cokelat tersebut melalui tradisi halalbihalal.
Acara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, ini dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek, seluruh personel, hingga pengurus Bhayangkari Cabang Jombang.

Permohonan Maaf yang Menyentuh
Ada momen emosional saat AKBP Ardi Kurniawan berdiri di depan pasukannya. Mengingat masa jabatannya yang telah berjalan sekitar 14 bulan, ia secara terbuka menyampaikan permohonan maaf pribadi.
”Sebagai manusia biasa, selama satu tahun dua bulan saya menjabat, tentu ada lisan atau perbuatan yang kurang berkenan. Atas nama pribadi dan keluarga, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ungkap AKBP Ardi dengan nada rendah hati.
Apresiasi Kesuksesan Operasi Ketupat
Tak hanya soal silaturahmi, Kapolres memberikan “kado” berupa apresiasi tinggi atas dedikasi personel selama Operasi Ketupat. Ia menyoroti keberhasilan tim dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama dalam menekan potensi bahaya musiman.
Pencegahan Petasan: Pengawasan ketat yang meminimalisir risiko ledakan di pemukiman.
Balon Udara: Larangan penerbangan balon udara yang dipatuhi masyarakat berkat edukasi persuasif petugas.
Kelancaran Arus: Kerja sama tim yang solid dalam mengawal mobilisasi warga selama lebaran.
Bekerja sebagai Ladang Ibadah
Menutup arahannya, Kapolres menekankan pentingnya mengubah pola pikir dalam bertugas. Ia mengajak seluruh anggota Polres Jombang untuk tidak sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai bentuk pengabdian kepada Tuhan.
”Niatkan setiap tetes keringat kita sebagai amal ibadah. Jika ikhlas, tugas seberat apa pun akan terasa ringan,” tambahnya.
Sesi Penutup: Jabat Tangan dan Keakraban
Kegiatan diakhiri dengan sesi bersalaman (halalbihalal) yang melingkar di lapangan. Tawa dan obrolan ringan antarpersonel memecah suasana formal, menandakan semangat baru siap dikerahkan untuk melayani masyarakat Jombang di hari-hari mendatang.
(Red)






