JOMBANG TERKINI .COM JOMBANG – Aroma harum kemenyan dan semangat gotong royong menyelimuti lereng pegunungan Wonosalam. Pemerintah Desa Wonokerto kembali menggelar tradisi tahunan Sedekah Desa atau Sedekah Bumi pada Minggu (1/2/2026). Acara ini sukses menyedot perhatian ribuan pasang mata, baik dari warga lokal maupun wisatawan luar daerah.
Rebutan Tumpeng: Simbol Berkah dari Bumi Wonokerto
Puncak perhatian pengunjung tertuju pada deretan tumpeng raksasa hasil bumi yang dikirab dari masing-masing dusun. Sayuran hijau, buah-buahan segar, hingga palawija disusun menjulang, merepresentasikan kekayaan alam Desa Wonokerto.

Bagi masyarakat, tumpeng ini bukan sekadar pajangan. Tradisi “rebutan” hasil bumi menjadi momen yang paling dinanti. Warga meyakini bahwa setiap sayuran atau buah yang didapatkan melalui prosesi ini membawa berkah dan hikmah tersendiri bagi kehidupan mereka setahun ke depan.
Pesta Budaya: Dari Bantengan Hingga Karnaval Pakaian Adat
Tak hanya sakral, perayaan kali ini benar-benar menjadi pesta rakyat. Suara pecut dan musik tradisional mengiringi penampilan Kuda Lumping dan Bantengan yang memukau. Kemeriahan semakin lengkap dengan adanya karnaval pakaian adat yang menampilkan warna-warni budaya Nusantara.
Iring-iringan karnaval yang didukung dengan dentuman sound system modern membuat suasana sepanjang rute kirab menjadi sangat semarak. Ribuan pengunjung tampak berjejer di pinggir jalan, bersorak kegirangan menyaksikan parade budaya tersebut bersama keluarga.

Sinergi Pejabat dan Keamanan yang Solid
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Kecamatan Wonosalam, di antaranya:
Yuda Asmara (Camat Wonosalam)
IPTU Aspio Tri Utomo, S.H. (Kapolsek Wonosalam)
Nanang Avianto (Danramil Wonosalam)
Serta para Kepala Desa se-Kecamatan Wonosalam.
Keamanan menjadi prioritas utama. Di bawah komando langsung Kapolsek IPTU Aspio Tri Utomo, personel gabungan dari Kepolisian, Koramil, Banser, Pemuda Pancasila, hingga Linmas bersiaga penuh memastikan rangkaian acara berjalan kondusif.
Apresiasi Kepala Desa
Kepala Desa Wonokerto, Chirul Andik, tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat.
”Alhamdulillah, kegiatan sedekah desa tahun ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan tanpa kendala apa pun. Terima kasih kepada seluruh warga yang kompak, panitia yang bekerja keras, serta jajaran keamanan yang menjaga jalannya acara,” tutur Chirul Andik dengan nada syukur.
(Red)






