APRESIASI TERTINGGI: 61 Personel Polres Jombang Terima Satyalancana Pengabdian, Kapolres: “Ini Simbol Kesetiaan Tanpa Cacat”

JOMBANG, JOMBANG TERKINI.COM – Suasana khidmat menyelimuti lapangan Mapolres Jombang pada Senin pagi (26/1/2026). Di bawah langit Kota Santri, puluhan personel Polri berbaris rapi untuk menerima salah satu penghormatan tertinggi dari negara: Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian.

​Upacara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR, ini menjadi momentum spesial bagi para abdi negara yang telah mendedikasikan hidupnya demi keamanan masyarakat.

​Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Tanggung Jawab Moral

​Dalam amanatnya, AKBP Ardi Kurniawan menegaskan bahwa Satyalancana bukan sekadar hiasan di seragam atau pemenuhan hak administratif belaka. Penghargaan ini adalah bukti nyata bahwa seorang personel telah menjalankan tugas dengan loyalitas penuh dan tanpa catatan buruk (cacat) selama bertahun-tahun.

​”Satyalancana Pengabdian ini adalah wujud pengakuan negara. Ini simbol kehormatan yang membawa tanggung jawab moral besar. Ke depan, ekspektasi masyarakat dan institusi kepada saudara akan semakin tinggi,” tegas AKBP Ardi di hadapan para pejabat utama dan Kapolsek jajaran.

​Rincian Penerima: Dari 8 Hingga 32 Tahun Mengabdi

​Tahun ini, sebanyak 61 personel Polres Jombang dan Polsek jajaran menerima tanda kehormatan tersebut dengan rincian masa kerja yang beragam:

​35 Personel: Pengabdian 8 Tahun

​4 Personel: Pengabdian 16 Tahun

​18 Personel: Pengabdian 24 Tahun

​4 Personel: Pengabdian 32 Tahun (Masa bakti hampir paripurna)

​Reward Khusus untuk “Tim Pemburu” Curanmor

​Tak hanya penganugerahan tanda kehormatan, Kapolres juga memberikan penghargaan khusus kepada 11 personel berprestasi.

​Prestasi yang paling menonjol datang dari Satgas Khusus Curanmor Unit 1. Sebanyak 10 personel tim ini diganjar penghargaan atas keberhasilan luar biasa mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor. Dalam kurun waktu hanya dua bulan, mereka sukses mengamankan 30 unit kendaraan roda dua sebagai barang bukti.

​Selain itu, apresiasi diberikan kepada satu personel dari Pamapta 3 SPKT Polres Jombang. Ia dinilai sangat sigap dan responsif dalam menangani laporan melalui Call Center 110 terkait kasus penganiayaan warga negara asing (WNA) asal Kamboja.

​Pesan Penutup: Jaga Marwah Institusi

​Menutup rangkaian upacara, Kapolres mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan para penerima penghargaan sebagai teladan.

​”Jaga marwah Polri, jaga diri sendiri, dan keluarga. Hindari pelanggaran sekecil apa pun dan teruslah mengabdi dengan hati untuk masyarakat Jombang,” pungkasnya

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *